6 Tutorial Cara Menanam Bunga Matahari Merah Supaya Cepat Mekar


Bunga matahari yaitu salah satu tanaman hias yang memiliki banyak varietas. Salah satunya bunga matahari merah red sun dan velvet queen. Berbeda dari bunga matahari pada umumnya, red sun dan velvet queen memiliki kelopak berwarna merah yang menjadi pesona khususnya. Sehingga tak heran kalau banyak pecinta tumbuhan hias yang ingin menanam sendiri di rumah.





Cara menanam bunga matahari merah sebenarnya sama saja dengan cara menanam bunga matahari kuning kebanyakan. Penanaman dilaksanakan lewat beberapa tahapan, dimulai dari penyemaian, penanaman sampai perawatan. Selengkapnya perihal cara menanam bunga matahari red sun atau velvet queen, bisa disimak pada klarifikasi berikut.





Tahapan Cara Menanam Bunga Matahari Merah bagi Pemula










Selain mampu dimanfaatkan selaku tanaman hias, bunga matahari juga dapat dibudidayakan dengan berbagai tujuan yang berlawanan. Seperti untuk diambil kwacinya, sebagai pakan ternak, termasuk untuk diambil minyaknya. Apapun tujuannya, cara penanamannya tetap sama. Cara penanaman yang akan dibahas disini juga berlaku untuk varietas bunga matahari apapun, termasuk yang memiliki kelopak merah mirip red sun dan velvet queen.





Baca Juga : Prosedur Jitu Cara Menanam Bunga Matahari Agar Tumbuh Subur





1. Syarat Tumbuh





Jika ingin tanaman bunga matahari cepat mekar, maka pembudidaya harus menyanggupi syarat tumbuhnya. Tanaman bunga matahari akan tumbuh dengan optimal dengan keadaan berikut:





  • Tanah yang digunakan merupakan tanah subur dengan kualitas anggun.
  • Tingkat keasaman tanah direkomendasikan sekitar pH 6,0 hingga 7,5.
  • Tempat penanaman mendapat intensitas cahaya yang cukup.
  • Disarankan untuk ditanam di tempat teduh yang terlindung dari angin pribadi untuk mencegah tanaman roboh.
  • Memiliki tata cara drainase yang bagus biar kebutuhan airnya terpenuhi.




2. Pemilihan Bibit Bunga Matahari





Pemilihan Bibit Bunga Matahari
(Sumber: Popmama.com)




Bibit juga menjadi faktor terpenting yang akan memengaruhi pertumbuhan flora bunga matahari. Pilihlah bibit dengan mutu unggul yang didapat dari indukan berkualitas unggul juga. Ciri-ciri indukan flora bunga matahari yang memiliki mutu unggul yaitu:





  • Memiliki tinggi batang sekitar 1 hingga 3 meter.
  • Batangnya berupa basah.
  • Daun tanamannya tunggal berupa hati.
  • Bunganya besar.




Benih untuk varietas bunga matahari velvet sun mempunyai ukuran yang lebih kecil dari benih varietas bunga matahari yang lain.





3. Penyemaian Benih





Sebelum masuk pada tahap penanaman, yang perlu dikerjakan sebelumnya ialah penyemaian benih. Benih berkualitas yang sudah didapat wajib melewati tahap penyemaian terlebih dahulu. Adapun tujuan dari penyemaian benih adalah untuk menerima bibit bunga matahari dengan ukuran yang seragam untuk ditanam nantinya. Baik untuk budidaya skala besar maupun sebagai penghias pekarangan rumah, tetap dibutuhkan penyemaian benih.





Cara untuk melakukan penyemaian benih cukup mudah, ikuti langkahnya sebagai berikut:





  • Suhu yang tepat untuk penyemaian biji bunga matahari ialah pada 18 sampai 33 derajat Celcius, atau 64 sampai 91 derajat Fahrenheit. Umumnya penyemaian memerlukan waktu 80 hingga 120 hari tergantung dari varietasnya.
  • Benih yang telah ditemukan mesti direndam terlebih dulu dalam pupuk cair khusus flora hias agar pertumbuhannya maksimal dan penyakit yang tertinggal pada bijinya hilang. Takarannya sebanyak 1 gelas aqua untuk 10 liter air selama 6 jam perendaman.
  • Setelah direndam, benih lalu ditiriskan kemudian ditempatkan pada tisu.
  • Basahi tisu secukupnya, jangan sampai airnya menggenang. Taruh benih di tengah tisu, lalu lipat.
  • Biarkan benih di dalam tisu selama 1 sampai 2 ahad, lalu tanam.
  • Apabila dalam 2 hingga 3 hari benihnya tidak tumbuh, pembudidaya mampu melaksanakan pemotongan tepi kulit biji dengan hati-hati. Lalu tetesi air semoga basah.




Selain memakai media tisu, penyemaian juga mampu dilaksanakan dalam kontainer apa saja mirip polybag, tray, bekas bejana plastik, dsb. Caranya yakni sebagai berikut:





  • Pada wadah penyemaian, isi dengan media berupa tanah yang sudah dicampur dengan pupuk sangkar.
  • Lalu tanam biji pada media dengan posisi terbalik, bab runcing di bawah, bagian bundar di atas. Biji ditekan sampai cuma tampaksedikit ujung tumpulnya di permukaan.
  • Lakukan penyiraman menggunakan sprayer pagi dan sore, tentukan media tidak hingga tergenang air.
  • Pada hari ke 3 sampai ke 4, kecambah akan mulai muncul yang ditandai dengan hadirnya akar dan kulit biji yang terangkat.
  • Pada hari ke 7 hingga ke 10, telah mulai keluar daun sebanyak 2-3 helai dan tingginya meraih 5 hingga 7 cm. Dengan demikian benih telah bisa dipindahkan ke media tanam.




Baca Juga : Trik Rahasia Cara Menanam Bunga Teratai Agar Tumbuh Subur





4. Persiapan Media Tanam





Persiapan Media Tanam
(Sumber: Hipwee.com)




Sembari menunggu benih siap tanam, ada baiknya mulai menyiapkan media penanamannya. Penanaman bunga matahari mampu dijalankan eksklusif di lahan maupun di dalam pot dan polybag.





a. Pengolahan Lahan Budidaya Bunga Matahari Merah





  • Lahan untuk budidaya bunga matahari merah mempunyai media tanam dengan kombinasi tanah dan kompos dengan perbandingan 3:1.
  • Tanah dicampur dengan kompos semoga memperbesar bagian hara makro dan mikro pada tanah
  • Buat lubang tanam sedalam 50 cm.
  • Lalu penuhi sepertiga bab dengan tanah gembur dan dicampur pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  • Beri jarak antar flora sekitar 1 meter supaya pertumbuhannya optimal.




b. Persiapan Media Tanam di Pot dan Polybag





  • Pot atau polybag telah mesti mempunyai lubang drainase di bab dasar.
  • Media tanam berbentuktanah gembur atau tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk sangkar.
  • Pada permukaan media tanam, taruh dedaunan kering selaku mulsa supaya melindungi kelembapan tanah saat panas dan meminimalkan tanah terbawa air saat terkena hujan.
  • Atau bisa juga dengan menutupi flora mirip kandang dengan memakai bekas botol plastik ukuran 1,5L yang telah dibagi menjadi 2.




4. Penanaman Bunga Matahari





Setelah lahan dan benih telah siap, saatnya untuk memindahkan bibit ke lahan atau pot. Pemindahan mesti dilaksanakan dengan hati-hati semoga akar atau bagian flora yang lain tidak rusak. Bibit bunga matahari diambil secara perlahan dari media semai, gunakan centong untuk membuat lebih mudah pemindahan.





Kemudian bibit ditanam ke media dengan memasukkannya perlahan ke lubang tanam. Lalu tanam bibitnya dengan menekannya perlahan biar tanaman masuk dengan baik ke dalam lubang. Pastikan media tanam telah dalam keadaan lembap sebelum bibit ditanam.





Baca Juga : Trik Cara Merawat Bunga Aglonema agar Harga Jual Tinggi





6. Perawatan





Perawatan
(Sumber: Petanidigital.id)




Setelah bibit sudah ditanam, kerjakan perawatan dengan penyiraman seperlunya dengan jarak 7,5 hingga 10 cm dari tumbuhan untuk mengantisipasi tunasnya hanyut terbawa air. Penyiraman dikurangi menjadi seminggu sekali saat tanaman sudah membentuk batang.





Jangan lupa berikan pupuk saat tumbuhan berusia 1-2 bulan berbentukpupuk sangkar, NPK 25-30gram, ZA 25gram ketika usia 1 bulan, dan TSP dikala usia flora 1,5 bulan.





Biasanya bunga akan muncul saat tanaman berusia 3 bulan. Satu tangkai bisa menghasilkan 10 hingga 12 tangkai bunga. Semakin banyak jumlah bunga matahari merah dalam 1 batang, maka ukuran bunganya akan semakin mengecil. Oleh sebab itu pembudidaya bisa melaksanakan penyeleksian jikalau ingin menerima bunga dengan ukuran besar. Semoga berfaedah!





Jangan lupa untuk ikuti pertumbuhan situs web kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

+16 Diet Cepat 1 Minggu Ideas

Tutorial Contoh Orasi Singkat 2023

Incredible Cara Yg Efektif Menurunkan Berat Badan References